proposal kuh…..

  1. 1. Rencana Judul

PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP

PENGEMBANGAN KARIR KARYAWAN PADA PT

(PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I MEDAN

  1. 2. Bidang Ilmu

Ekonomi Manajemen – S1

  1. 3. Latar Belakang

Manusia senantiasa mempunyai kedudukan dan peranan yang semakin berpengaruh dalam dunia kerja yang selalu berkembang. Pemikiran yang dimiliki masyarakat menunjukkan semakin kuatnya permintaan untuk memperhatikan aspek manusia,bukan hanya aspek sumber daya alam, teknologi dan modal dalam setiap usaha. Faktor-faktor produksi yang terdapat di dunia seperti sumber daya alam, teknologi, dan modal walaupun tersedia dalam jumlah yang banyak tidak memberikan hasil yang maksimal tanpa adanya campur tangan dari manusia yang terampil dan handal. Dengan demikian, program pengembangan karyawan terus berkembang agar prestasi kerja karyawan dan efektivitasnya terus berkembang.

Prestasi kerja karyawan akan dinilai selama karyawan bekerja. Soekidjo Notoatmodjo (2003 : 14 ) mengatakan bahwa penilaian prestasi kerja (performance appraisal) dalam pengembangan sumber daya manusia adalah sangat penting artinya. Hal ini mengingat bahwa dalam kehidupan organisasi setiap orang, sumber daya manusia dalam perusahaan ingin mendapat penghargaan dan perlakuan yang adil dari pimpinan perusahaan yang bersangkutan

Prestasi karyawan perlu diperhatikan baik untuk kepentingan perusahaan maupun untuk kepetingan pergawai itu sendiri, hal ini disebabkan karena adanya kecenderungan semakin meningkatnya kompetisi dan tuntutan terhadap perkerjaan dalam bisnis pada saat ini. Bagi karyawan itu sendiri, penilaian prestasi tersebut berperan sebagai umpan balik tentang berbagai hal seperti kemampuan, ketelitian, kekurangan, dan potensinya yang pada gilirannya bermanfaat untuk menetukan tujuan, jalur, rencana, dan pengembangan karirnya. Bagi pihak perusahaan, jika prestasi karyawan semakin baik, hali ini akan mendorong pihak manajemen untuk meningkatkan karir karyawan ke jenjang yang lebih tinggi dalam hal ini dilakukan promosi dan mutasi

PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yag bergerak dibidang jasa pelayanan Kepelabuhan. PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan mempunyai tugas pokok menyediakan fasilitas pelabuhan, menyelenggarakan pelayanan dan pengusahaan jasa kepelabuhan serta usaha lainnya yang menunjang pencapaian tujuan perusahaan, dalam rangka kelancaran arus kapal penumpang dan barng serta menyelenggarakan keamanan dan ketertiban untuk kepentingan perusahaan. Hal ini dimaksudkan untuk mewudujudkan misi perusahaan, yaitu untuk menyediakan jasa pelabuhan berkualitas yang berperan sebagai pusat logistic untuk memuaskan kebutuhan pelanggan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan sumber daya manusia.

Tujuan PT (persero) Pelabuhan Indonesia I Medan mengadakan penilaian prestasi kerja adalah untuk menghasilkan informasi yang akurat dan sah, berkenaan dengan perilaku dan kinerja pegawai/karyawan yang pada akhirnya akan berdampak pada proses pengembangan karir karywan tersebut. Disamping itu penilaian prestasi dan pengembangan karir juga merupakan suatu alat dimana pihak manajemen dapat meningkatkan produktifitas, memperbaiki sikap pegawai terhadap tugas yang diemban dan meningkatkan kepuasan kerja.

  1. 4. Perumusan Masalah

Penulis dalam penelitian ini merumuskan permasalahan sebagai beriktu :

1. Apakah penilaian prestasi kerja yang terdiri dari hasil kerja, tanggung jawab, disiplin, inisiatif, dan kerja sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan karir pegawai pada PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan ?

2. Variabel manakah yang paling dominan mempengaruhi pengembangan karir karyawan pada PT (persero) Pelabuhan Indonesia I Medan ?

  1. 5. Kerangka Konseptual

Kerangka konseptual penelitian ini dibentuk dari Sastrohadiwiryo (2002 : 234) yang mengatakan bahwa unsur-unsur yang dinilai pada prestasi kerja karyawan adalah kesetiaan, prestasi kerja, tanggung jawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama, prakarsa, dan kepemimpinan. Hasibuan (2003 : 102) menyatakan bahwa salah satu strategi dalam pengembangan karir karyawan adalah dengan promosi dan mutasi. Sedangkan menurut Handoko (2000 : 135) bahwa penilaian prestasi kerja bermanfaat bagi proses pengembangan karir karyawan.

  1. 6. Hipotesis

Mengacu pada perumusan masalah diatas, hipotesis penelitian ini adalah :

  1. Penilaian prestasi kerja yang terdiri dari hasil kerja, tanggung jawab, disiplin, inisiatif, dan kerja sama berpengaruh positif dan signifikan  terhadap pengembangan karir karyawan pada PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I medan.
  2. Variabel Hasil Kerja adalah Variabel yang paling mempengaruhi pengembangan karir karyawan.
  1. 7. Tujuan dan Manfaat Penelitian

1) Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian ini adalah :

a)    Untuk mengetahui apakah pelaksanaan penilaian prestasi kerja yang dilaksanakan oleh PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan karir karywan.

b)   Untuk mengetahui Variabel manakah yang paling mempengaruhi pengembangan karir karyawan PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan.

c) Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah :

a)    Bagi penulis, sebagai wahana untuk malatih berpikir secara alamiah pada bidang manajemen sumber daya manusia yang khususnya berkaitan mengenai penilaian prestasi kerja dengan pengembangan karir karyawan.

b)   Sebagai bahan pertimbangan dan bahan masukan bagi perusahaan yang diteliti dalam membuat keputusan khususnya dalam hal penilaian prestasi kerja sehingga penilaian prestasi kerja dapat menjadi penunjang program pengembangan karir karyawan.

c)    Sebagai bahan referensi bagi para pembaca yang ingin mengetahui program penilaian prestasi kerja dan pengembangan karir karyawan.

  1. 8. Metode Penelitian

1. Defenisi Opersional

Defenisi operasional dari variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Variabel Penilaian Prestasi Kerja (X)

  1. Hasil Kerja yaitu merupakan sesuatu yang berhubungan dengan pencapaian tugas secara kuantitas dan kualitas dengan indikator (waktu kerja, pencapaian sasaran, dan ketrampilan. Skala pengukuran “Likert”
  2. Tanggung Jawab yaitu kesanggupan dan keberanian dalam memikul tugas/pekerjaan dengan indikator (tugas selesai tepat waktu, berani memikul resiko atas keputusan dan tindakan yang dilakukan). Skala pengukuran “Likert”
  3. Disiplin yaitu berhubungan dengan kepatuhan dengan indikator (kehadiran, ketaatan pada jam kerja, loyalitas pada peraturan perusahaan. Skala pengukuran “Likert”
  4. Inisiatif yaitu kemampuan memberikan gagasan-gagasan yang berguna bagi perusahaan dengan indikator (inovatif, Kreatif, Komitmen). Skala pengukuran “Likert”
  5. Kerja Sama yaitu kemampuan melakukan hubungan kerja dengan pihak intern dan ekstern perusahan dengan indikator (Hubungan dengan anggota perusahaan, Hubungan dengan pelanggan dan mitra kerja, kemampuan berkomunikasi). Skala pengukuran “Likert”

2. Variabel Pengembangan Karir (Y)

  1. Pengembangan Karir yaitu urutan posisi/jabatan seseorang selama bekerja dalam suatu perusahaan dengan indikator (Promosi dan Mutasi). Skala pengukuran “Likert”

2. Batasan Operasional

Batasan operasional dalam penelitian ini adalah :

a)    Variabel (X) : Penilaian Prestasi Kerja

Penelitian ini dibatasi pada penelitian prestasi kerja dari atasan/pimpinan sebagai pihak Penilaian dan bawahan sebagai pihak yang dinilai.

b)   Variabel (Y) : Pengembangan Karir

Penelitian ini dibatasi pada pengembangan karir karywan PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan, pada bagian Direktorat Personalia dan Umun dengan indikator promosi dan mutasi

3. Skala Pengukuran Variabel

Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2005:86). Untuk keperluan analisis kuantitatif peneltitian ini, mka setiap variable diberi skala 1 sampai 5, seperti berikut :

1. = Kategori Sangat Tidak Setuju

2. = Kategori Tidak Setuju

3. = Kategori Kurang Setuju

4. = Kategori Setuju

5. = Kategori Sangat Setuju

4. Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah semua karywan PT (Persero) pelabuhan Indonesia I Medan. Penarikan sampel dengan menggunakan  Metode Purposive Sampling dimana semua karywan pada bagian Derektorat Personalia dan Umun yang berjumlah 35 orang dipilih sebagai sampel penelitian (Sugityono, 2005:78)

5. Jenis Data

Peneliti mengadakan penelitian guna mendapatkan data dan informasi yang akan digunakan sebagai bahan analisis. Dalam hal ini jenis data yang diperlukan adalah :

1.   Data Primer, yaitu data yang diperoleh melalui penelitian langsung ke objek penelitian melalui kuesioner/pertanyaan dimana data tersebut harus diolah terlebih dahulu oleh peneliti, yaiut berupa data hasil wawancara dan jawaban dari kuesioner.

2.   Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui penelitian perpustakaan yang tidak perlu diolah lagi seperti teori pendukung, sejarah perusahaan, struktur organisasi, dan lain-lain.

6. Teknik Pengambilan Data

Teknik atau alat untuk memperoleh keterangan dari objek adalah sebagai berikut :

  1. I.            Kuesioner, yaitu satu set pertanyaan yang tersusun secara sistematis dan standar yang diberikan kepada sampel penelitian tentang penilaian prestasi kerja dan pengemabangan karir karyawan.
  2. II.            Wawancara, yaitu melakukan Tanya jawab secara langsung dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mendapatkan data-data yang akurat.
  3. III.            Studi Dokumentasi, yaitu memperoleh data dengan meninjau, membaca, dan memperlajari dokumen yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.

7. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan berpedoman pada Sugiyono (2005:181), bahwa untuk menguji hipotesis dan menganalisis data penelitian yang bersifat hubungan (associative) maka dapat dianalisis dengan metode berikut :

1.   Metode Analisis Deskriptif

Metode menganalisis data dengan cara menyusun data, mengelompokkannya, selanjutnya menginterpretasikannya, sehingga diperoleh gambaran yang sebernarnya mengenai kondisi perusahaan.

2.    Metode Analisis Kuantitatif

a. Analisis Regresi Linier Berganda

peneliti menganalisis data dengan menggunakan metode analisis regresi berganda (Sugiyono, 2005:211). Persamaan regresinya adalah sebagai berikut.

Y = a + b1X1+ b2X2+ b3X3+ b4X4+ b5X5

Keterangan

Y         = Pengembangan Karir

A         = Konstanta

B1-5 = Koefisien Regresi

X1 = Skor Variable Hasil Kerja

X2 = Skor Variable Tanggung Jawab

X3 = Skor Variable Disiplin

X4 = Skor Variable Inisiatif

X5 = Skor Variable Kerja sama

e          = Standar Error

Daftar Pustaka

Handoko, T . Hani, “Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia”, Edisi II, Cetakan keempat belas, BPFE, Yogyakarta,2000

Hasibuan, H. Malayu S.P. Drs, “Manajemen Sumber Daya Manusia”, PT. Bumi Aksara, Jakarta

Notoatmodjo, Soekidjo, Prof,Dr,”Pengembangan Sumber Daya Manusia”, PT. Rineka Cipta, Cetakan Ketiga, Jakarta 2003

Sastrohadiwiryo, Siswanto, “Manajemen Tenaga Kerja Indonesia” ; Pendekatan Administratif dan Operasional”, Bumi Akasara, Cetakan Pertama, Jakarta, 2002.

Siagian, Sondang P, Prof, Dr, MPA, “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Bumi Aksara, Cetakan Kesepuluh, Jakarta, 2003

Sugiyono, Dr, ”Metode Penelitian Bisnis”,Alfabetas, Cetakan Kelima, Bandung, 2003

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: